INI NIH ADA CARA MENGHITUNG CEPAT BUAT YANG MAU UJIAN ,.!!!
FRIST WELCOME
WELCOME TO MY BLOG :
SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA SEMOGA ANDA MENIKMATI SELAMA BERADA DI SINI.
SILAHKAN BERIKAN KOMENTAR TERHADAP BLOG INI
SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA SEMOGA ANDA MENIKMATI SELAMA BERADA DI SINI.
SILAHKAN BERIKAN KOMENTAR TERHADAP BLOG INI
Kamis, 19 April 2012
Kamis, 27 Oktober 2011
RACUN ROKOK DIKETAHUI TAHUN 1956 TAP I DITUTUPI
Selain nikotin dan ratusan racun berbahaya lainnya, rokok juga mengandung unsur radioaktif yang
disebut sebagai ion alfa. Keberadaan unsur berbahaya ini diklaim sudah
diketahui oleh industri rokok, namun disembunyikan selama 42 tahun.
Klaim mengejutkan ini disampaikan oleh para peneliti dari University of California
di Los Angeles dan dipublikasikan di jurnal Nicotine and Tobacco
Research. Para peneliti mengungkap hal itu setelah mempelajari
dokumen-dokumen rahasia dari industri rokok sejak tahun 1998.
Salah
satu dokumen menyebutkan, adanya bahan radioaktif dalam rokok sudah
diketahui 5 tahun lebih awal daripada yang diduga selama ini. Pada awal
1960-an, industri rokok diam-diam sudah melakukan investigasi mendalam
terkait kemungkinan adanya unsur radiasi.
"Industri
rokok sudah menyadari adanya unsur radioaktif dalam rokok sejak 1959.
Mereka tahu itu memicu kanker, tetapi menyembunyikan fakta
itu bertahun-tahun," ungkap Hrayr S Karagueuzian, profesor kardiologi
yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Indiavision, Jumat
(30/9/2011).
Tak
hanya itu, dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa selama itu industri
rokok berusaha mengaburkan fakta tentang radiasi asap rokok dan
bahayanya bagi kesehatan. Hasil-hasil penyelidikan tentang ion alfa yang
berbahaya tidak boleh dipublikasikan.
Unsur
radioaktif dalam rokok, berasal dari mineral alami di dalam tanah
maupun penggunaan pupuk. Salah satu unsur yang melepaskan ion alfa
adalah polonium, yang tingkat radiasinya disebut-sebut 7 kali lebih
besar dari sinar X.
Efek
radiasi pada asap rokok bisa terakumulasi, kemudian dalam jangka
panjang akan memicu kerusakan paru-paru atau bahkan kanker. Bukan hanya
perokok aktif saja yang bisa terkena dampaknya, perokok pasif atau
bahkan third hand smoker juga terancam kesehatannya.
Selain nikotin dan ratusan racun berbahaya lainnya, rokok juga mengandung unsur radioaktif yang
disebut sebagai ion alfa. Keberadaan unsur berbahaya ini diklaim sudah
diketahui oleh industri rokok, namun disembunyikan selama 42 tahun.
Klaim mengejutkan ini disampaikan oleh para peneliti dari University of California
di Los Angeles dan dipublikasikan di jurnal Nicotine and Tobacco
Research. Para peneliti mengungkap hal itu setelah mempelajari
dokumen-dokumen rahasia dari industri rokok sejak tahun 1998.
Salah
satu dokumen menyebutkan, adanya bahan radioaktif dalam rokok sudah
diketahui 5 tahun lebih awal daripada yang diduga selama ini. Pada awal
1960-an, industri rokok diam-diam sudah melakukan investigasi mendalam
terkait kemungkinan adanya unsur radiasi.
"Industri
rokok sudah menyadari adanya unsur radioaktif dalam rokok sejak 1959.
Mereka tahu itu memicu kanker, tetapi menyembunyikan fakta
itu bertahun-tahun," ungkap Hrayr S Karagueuzian, profesor kardiologi
yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Indiavision, Jumat
(30/9/2011).
Tak
hanya itu, dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa selama itu industri
rokok berusaha mengaburkan fakta tentang radiasi asap rokok dan
bahayanya bagi kesehatan. Hasil-hasil penyelidikan tentang ion alfa yang
berbahaya tidak boleh dipublikasikan.
Unsur
radioaktif dalam rokok, berasal dari mineral alami di dalam tanah
maupun penggunaan pupuk. Salah satu unsur yang melepaskan ion alfa
adalah polonium, yang tingkat radiasinya disebut-sebut 7 kali lebih
besar dari sinar X.
Efek
radiasi pada asap rokok bisa terakumulasi, kemudian dalam jangka
panjang akan memicu kerusakan paru-paru atau bahkan kanker. Bukan hanya
perokok aktif saja yang bisa terkena dampaknya, perokok pasif atau
bahkan third hand smoker juga terancam kesehatannya.
Selain nikotin dan ratusan racun berbahaya lainnya, rokok juga mengandung unsur radioaktif yang
disebut sebagai ion alfa. Keberadaan unsur berbahaya ini diklaim sudah
diketahui oleh industri rokok, namun disembunyikan selama 42 tahun.
Klaim mengejutkan ini disampaikan oleh para peneliti dari University of California
di Los Angeles dan dipublikasikan di jurnal Nicotine and Tobacco
Research. Para peneliti mengungkap hal itu setelah mempelajari
dokumen-dokumen rahasia dari industri rokok sejak tahun 1998.
Salah
satu dokumen menyebutkan, adanya bahan radioaktif dalam rokok sudah
diketahui 5 tahun lebih awal daripada yang diduga selama ini. Pada awal
1960-an, industri rokok diam-diam sudah melakukan investigasi mendalam
terkait kemungkinan adanya unsur radiasi.
"Industri
rokok sudah menyadari adanya unsur radioaktif dalam rokok sejak 1959.
Mereka tahu itu memicu kanker, tetapi menyembunyikan fakta
itu bertahun-tahun," ungkap Hrayr S Karagueuzian, profesor kardiologi
yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Indiavision, Jumat
(30/9/2011).
Tak
hanya itu, dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa selama itu industri
rokok berusaha mengaburkan fakta tentang radiasi asap rokok dan
bahayanya bagi kesehatan. Hasil-hasil penyelidikan tentang ion alfa yang
berbahaya tidak boleh dipublikasikan.
Unsur
radioaktif dalam rokok, berasal dari mineral alami di dalam tanah
maupun penggunaan pupuk. Salah satu unsur yang melepaskan ion alfa
adalah polonium, yang tingkat radiasinya disebut-sebut 7 kali lebih
besar dari sinar X.
Efek
radiasi pada asap rokok bisa terakumulasi, kemudian dalam jangka
panjang akan memicu kerusakan paru-paru atau bahkan kanker. Bukan hanya
perokok aktif saja yang bisa terkena dampaknya, perokok pasif atau
bahkan third hand smoker juga terancam kesehatannya.
Selain nikotin dan ratusan racun berbahaya lainnya, rokok juga mengandung unsur radioaktif yang
disebut sebagai ion alfa. Keberadaan unsur berbahaya ini diklaim sudah
diketahui oleh industri rokok, namun disembunyikan selama 42 tahun.
Klaim mengejutkan ini disampaikan oleh para peneliti dari University of California
di Los Angeles dan dipublikasikan di jurnal Nicotine and Tobacco
Research. Para peneliti mengungkap hal itu setelah mempelajari
dokumen-dokumen rahasia dari industri rokok sejak tahun 1998.
Salah
satu dokumen menyebutkan, adanya bahan radioaktif dalam rokok sudah
diketahui 5 tahun lebih awal daripada yang diduga selama ini. Pada awal
1960-an, industri rokok diam-diam sudah melakukan investigasi mendalam
terkait kemungkinan adanya unsur radiasi.
"Industri
rokok sudah menyadari adanya unsur radioaktif dalam rokok sejak 1959.
Mereka tahu itu memicu kanker, tetapi menyembunyikan fakta
itu bertahun-tahun," ungkap Hrayr S Karagueuzian, profesor kardiologi
yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Indiavision, Jumat
(30/9/2011).
Tak
hanya itu, dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa selama itu industri
rokok berusaha mengaburkan fakta tentang radiasi asap rokok dan
bahayanya bagi kesehatan. Hasil-hasil penyelidikan tentang ion alfa yang
berbahaya tidak boleh dipublikasikan.
Unsur
radioaktif dalam rokok, berasal dari mineral alami di dalam tanah
maupun penggunaan pupuk. Salah satu unsur yang melepaskan ion alfa
adalah polonium, yang tingkat radiasinya disebut-sebut 7 kali lebih
besar dari sinar X.
Efek
radiasi pada asap rokok bisa terakumulasi, kemudian dalam jangka
panjang akan memicu kerusakan paru-paru atau bahkan kanker. Bukan hanya
perokok aktif saja yang bisa terkena dampaknya, perokok pasif atau
bahkan third hand smoker juga terancam kesehatannya.
Selain nikotin dan ratusan racun berbahaya lainnya, rokok juga mengandung unsur radioaktif yang
disebut sebagai ion alfa. Keberadaan unsur berbahaya ini diklaim sudah
diketahui oleh industri rokok, namun disembunyikan selama 42 tahun.
Klaim mengejutkan ini disampaikan oleh para peneliti dari University of California
di Los Angeles dan dipublikasikan di jurnal Nicotine and Tobacco
Research. Para peneliti mengungkap hal itu setelah mempelajari
dokumen-dokumen rahasia dari industri rokok sejak tahun 1998.
Salah
satu dokumen menyebutkan, adanya bahan radioaktif dalam rokok sudah
diketahui 5 tahun lebih awal daripada yang diduga selama ini. Pada awal
1960-an, industri rokok diam-diam sudah melakukan investigasi mendalam
terkait kemungkinan adanya unsur radiasi.
"Industri
rokok sudah menyadari adanya unsur radioaktif dalam rokok sejak 1959.
Mereka tahu itu memicu kanker, tetapi menyembunyikan fakta
itu bertahun-tahun," ungkap Hrayr S Karagueuzian, profesor kardiologi
yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Indiavision, Jumat
(30/9/2011).
Tak
hanya itu, dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa selama itu industri
rokok berusaha mengaburkan fakta tentang radiasi asap rokok dan
bahayanya bagi kesehatan. Hasil-hasil penyelidikan tentang ion alfa yang
berbahaya tidak boleh dipublikasikan.
Unsur
radioaktif dalam rokok, berasal dari mineral alami di dalam tanah
maupun penggunaan pupuk. Salah satu unsur yang melepaskan ion alfa
adalah polonium, yang tingkat radiasinya disebut-sebut 7 kali lebih
besar dari sinar X.
Efek
radiasi pada asap rokok bisa terakumulasi, kemudian dalam jangka
panjang akan memicu kerusakan paru-paru atau bahkan kanker. Bukan hanya
perokok aktif saja yang bisa terkena dampaknya, perokok pasif atau
bahkan third hand smoker juga terancam kesehatannya.
MANFAAT GEMPA...??
Gempa bumi,
atau istilah lainnya adalah quake, tremor, atau temblor merupakan
fenomena pelepasan secara tiba-tiba energi yang ada di kerak bumi yang
mengakibatkan gelombang seismik yang skalanya diukur dengan seismograf.
Semakin tinggi magnitudonya, semakin parah guncangan akibat pergeseran
kerak bumi itu.
Di permukaan bumi, gempa muncul dengan wujud guncangan dan terkadang menggeser tanah. Jika pusat gempa terjadi di lepas pantai, dasar laut kadang mengalami pergeseran yang cukup besar yang dapat menyebabkan tsunami. Guncangan gempa juga bisa memicu tanah longsor dan kadang menghidupkan kembali aktivitas gunung volkanik.
Meski demikian, gempa bumi
bukanlah fenomena yang mengerikan saja. Ternyata, menurut Hugh Ross,
astrofisikawan asal Royal Astronomical Society, Montreal, Kanada, ada
manfaat lain yang ditimbulkan oleh gempa bumi.
“Apakah kita membutuhkan gempa bumi? Jawabannya adalah, Ya,” kata Ross. “Tanpa adanya gempa bumi atau aktivitas lempeng tektonik, nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh kehidupan di atas tanah akan terkikis dari benua dan terkumpul di samudera,” kata Ross.
Setelah beberapa waktu tanpa gempa bumi, kata Ross, kehidupan akan semakin sulit di daratan, meski kehidupan di lautan masih berjalan dengan normal.
“Berkat aktivitas gempa bumi,
nutrisi dan mineral-mineral lain yang terkandung di samudera bisa
didaur ulang ke permukaan benua,” kata Ross. “Kita dapat melihat dengan
jelas jumlah dan intensitas gempa bumi
yang terjadi yang dapat menjaga siklus daur ulang itu. Akan tetapi,
bagi kita yang tinggal di perkotaan, dampaknya tidak terlalu terasa,”
ucapnya.
HEWAN YANG UNIKKK
1. Ikan Gobi transparan
Ikan ini seperti kaca! Lihat, karena badannya transparan kita bisa melihat seluruh isi tubuhnya.
Duri-duri yang membentang di sekujur tubuhnya pun terlihat jelas. Cantik!
Foto ikan ini diambil dari MarsaAlam, Mesir dan telah memenangkan penghargaan utama sebagai The Best Overall Photo dalam kompetisi tahun ini.
2. Kuda Laut Kerdil
Kuda laut pigmy atau Hippocampus bargibanti
.
Kita jarang mendengar nama ini. Apa keunikan jenis hewan yang satu ini?
Wah, si kuda laut pigmy bisa menyamar sesuai dengan lingkungannya.
Karena itu, hewan ini agak susah dikenali.
Selain itu, kuda laut ini begitu kecil, bahkan ukurannya tak akan mampu tumbuh lebih besar dari satu inchi.
3. Teripang Warna
Teripang ini dipenuhi dengan warna-warni yang mencolok.
Ia hidup di Tarragona, Catalonia, Spanyol.
Kalau mau melihatnya, kita harus datang ke perairan Spanyol. Ckckck, jauh bangeettt..
4. Teripang dan Udang Belalang
Seekor teripang dan udang belalang ditemukan di dasar laut di daerah Pantai Seraya Bali, Indonesia.
Kedua hewan itulah yang berasal dari negara kita.
Sementara itu, teripang unik yang ditemukan mempunyai corak bintil-bintil kuning di sekujur tubuhnya. Badannya agak kebiru-biruan bercampur dengan warna putih.
5. Ikan Sotong
Segerombolan ikan sotong terlihat sedang kawin di Muara Oosterschelde dekat kota Zeeland, Belanda.
Foto yang diambil ini memenangkan penghargaan utama kategori 'Wide Angle'.
Sekilas, hewan ini tampak seperti ikan pari-pari dengan bentuk mulut yang agak mancung.
Namun, ia memiliki warna tubuh bergaris-garis hitam putih seperti kulit zebra!
6. Ikan Landak
Ah, ikan ini memang seperti landak, berduri dan tajam.
Tapi bentuk badannya agak bulat mirip ikan buntal.
Kalau diperhatikan, hewan ini terlihat seperti sedang tersenyum.
Ikan landak jaring (Chilomycterus antillarum) ditemukan di Danau Worth Lagoon, Pantai Riviera, Florida AS.
Uniknya hewan-hewan laut ini.
Mereka akan tetap ada selama kehidupan di bawah laut tetap terjaga dari kerusakan alam.
(Sumber :Rosenstiel of Marine and Athmospheric Science, University of Miami)
Duri-duri yang membentang di sekujur tubuhnya pun terlihat jelas. Cantik!
Foto ikan ini diambil dari MarsaAlam, Mesir dan telah memenangkan penghargaan utama sebagai The Best Overall Photo dalam kompetisi tahun ini.
Kita jarang mendengar nama ini. Apa keunikan jenis hewan yang satu ini?
Wah, si kuda laut pigmy bisa menyamar sesuai dengan lingkungannya.
Karena itu, hewan ini agak susah dikenali.
Selain itu, kuda laut ini begitu kecil, bahkan ukurannya tak akan mampu tumbuh lebih besar dari satu inchi.
3. Teripang Warna
!
Ia hidup di Tarragona, Catalonia, Spanyol.
Kalau mau melihatnya, kita harus datang ke perairan Spanyol. Ckckck, jauh bangeettt..
4. Teripang dan Udang Belalang
Kedua hewan itulah yang berasal dari negara kita.
Sementara itu, teripang unik yang ditemukan mempunyai corak bintil-bintil kuning di sekujur tubuhnya. Badannya agak kebiru-biruan bercampur dengan warna putih.
Foto yang diambil ini memenangkan penghargaan utama kategori 'Wide Angle'.
Sekilas, hewan ini tampak seperti ikan pari-pari dengan bentuk mulut yang agak mancung.
Namun, ia memiliki warna tubuh bergaris-garis hitam putih seperti kulit zebra!
6. Ikan Landak
Tapi bentuk badannya agak bulat mirip ikan buntal.
Kalau diperhatikan, hewan ini terlihat seperti sedang tersenyum.
Ikan landak jaring (Chilomycterus antillarum) ditemukan di Danau Worth Lagoon, Pantai Riviera, Florida AS.
Uniknya hewan-hewan laut ini.
Mereka akan tetap ada selama kehidupan di bawah laut tetap terjaga dari kerusakan alam.
(Sumber :Rosenstiel of Marine and Athmospheric Science, University of Miami)
Langganan:
Postingan (Atom)